korban-ntt-inh
Foto: Kompas.com

News INH, NTT – Korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Nusa Tenggara Timur bertambah menjadi 181 orang hingga Minggu (18/4/2021) kemarin. Sementara itu 48 orang lainya masih belum ditemukan.

“Data terbaru korban meninggal akibat bencana itu terus bertambah per hari kemarin total korban meninggal dunia sebanyak 181 Jiwa dan 48 orang lainnya masih berstatus hilang,” kata Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Josef Nae Soi, saat di hubungi News INH Senin (19/4/2021)

Menurutnya, Lebih dari 15 ribu rumah milik warga rusak berat kemudian 11 ribu rumah rusak sedang, dan lebih dari 40 ribu rumah rusak ringan akibat terdampak bencan yang memporak-porandakan 10 wilayah Kabupaten di Provinsi NTT.

“Kesepuluh Kabupaten di NTT yang terdampak adalah Kabupaten Sumba Barat, Sumba Timu, Kabupaten Ngada, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Alor selanjtnya Kabupaten Ende, Kota Kupang kemudian Kabupaten Rote Ndao dan Kabupaten Malaka,” Jelasnya

BACA JUGA: AKHIRNYA MEREKA BISA BERWUDHU

operasi-sar-pencarian-korban-seroja-di-ntt-diperpanjang-inh
Foto: Merdeka.com

Banjir bandang, tanah longsor, dan gelombang tinggi yang dipicu siklon tropis Seroja melanda wilayah NTT pada Minggu, 5 April 2021 silam.

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan siklon tropis Seroja ini merupakan peristiwa yang langka dan baru pertama kali terjadi di Indonesia.

Saat ini korban bencana masih tinggal di tenda-tenda pengungsian dan mereka sangat mengharapkan bantuan baik makanan maupun kebutuhan hidup lainya.

Penulis : Naqsyabandi Ahmad Revolusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *