Wanita Paruh baya di pemukiman desa badui al-Araqib, Yerusalem terlihat tenang sambil memandangi rumahnya dihancurkan oleh otoritas Israel. ist
Foto: Wanita Paruh baya di pemukiman desa badui al-Araqib, Yerusalem terlihat tenang sambil memandangi rumahnya dihancurkan oleh otoritas Israel. ist/ inh.or.id

News INH, YERUSALEM – Sebanyak 190 desa arab badui disejumlah wilayah pemukiman Palestina telah dihancurkan otoritas Israel. Baru-baru ini, giliran sebuah desa Arab Badui di wilayah selatan Negev. Hal ini diungkapkan oleh Aziz al-Touri Anggota Komite Pertahanan al-Araqib, Rabu (7/7/2021) kemarin.

“Tindakan penghancuran kawasan pemukiman oleh pihak berwenang Israel di desa al-Araqib menambah daftar desa yang dinacurkan, tercata saat ini sudah 190 kalinya,” kata Aziz al-Touri seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Menurutnya, rumah-rumah di al-Araqib yang dihuni oleh 22 keluarga Palestina tersebut dibangun dari kayu, plastik, dan besi bergelombang. Al-Touri menegaskan bahwa penduduk desa bermaksud untuk membangun kembali tempat tinggal mereka yang hancur.

Baca Juga:  Warga Palestina di Israel Akan Kibarkan Bendera Palestina

Desa itu pertama kali dihancurkan pada 2010 dan terus dibongkar setiap selesai dibangun kembali. Pihak berwenang Israel mengklaim bahwa lokasi desa itu adalah tanah negara.

Zochrot, sebuah LSM yang berbasis di Tel Aviv, mengatakan dalam sebuah laporan baru-baru ini bahwa desa al-Araqib pertama kali dibangun selama periode kesultanan Turkey Ottoman dan tanahnya dibeli oleh penduduk.

Otoritas Israel berusaha untuk menguasai tanah dan mengusir penduduknya dan puluhan desa serta komunitas Badui menghadapi ancaman yang sama di daerah Negev.

MAU BERQURBAN TAHUN INI?

Klik tautan berikut ini: http://bit.ly/kurbanenamnegara

qurban 2021
inh.or.id

 

Sumber : AA / NAqsyabandi Ahmad Rervolusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *