polisi-israel
Polisi Irael mengarahkan tembakan gas air mata ke kerumunan warga Palestina yang menggelar aksi solidaritas di distrik Syeikh Cerrah Quarter, Yerusalem Timur. /ist

News IHN, YERUSALEM Sedikitnya 10 warga Palestina di distrik Sheikh Cerrah Quarter, Yerusalem Timur terluka dalam peristiwa keributan antara warga Palestina dengan pemukim ilegal Yahudi yang dibantu oleh polisi Israel, tiga orang diantaranya harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan secara intensif.

Dari sumber Anadolu Agency, Selasa (4/5/2021) waktu setempat, seorang saksi mata diwilayah itu mengatakan pasukan Israel membuang air kotor ke rumah-rumah warga Palestina di Distrik Sheikh Cerrah Quarter, dan pemukim ilegal Israel menyerang penduduk di lingkungan tersebut.

Tak hanya menelan korban luka, polisi Israel juga menahan sejumlah warga Palestina yang menggelar aksi solidariras dukungan terhadap warga Syekh Cerrah. Namun berapa jumlah warga Palestina yang diamankan hinga kini belum diketahui angka pastinya.

“Korban luka-luka ada sekitar 10 orang tiga diantaranya dilarikan kerumah sakit, polisi Israel juga menagkap saudara-saudara kami yang melakukan aksi dukungan terhadap warga di distrik Sheikh Cerrah Quarter,” kata saksi yang enggan menyebutkan namanya.

 

BACA JUGA:

-17 Tahun Dipenjara Israel, Pemuda Palestina Alami Gangguan Mental

-Senyum Warga NTT Terima Bantuan dari INH dan Hasanjr11

Sementara itu, ketakutan dan kegelisahan 27 keluarga Palestina, yang berada dalam bahaya pengungsian selama bertahun-tahun, terus mendapatkan tekanan dari otoritas Israel.

Atas permintaan pemukim ilegal Yahudi, Pengadilan Hakim Yerusalem memutuskan 12 keluarga Palestina yang tinggal di Sheikh Cerrah Quarter harus mengevakuasi rumah mereka, sesuai permintaan pemukim ilegal Yahudi.

Berdasarkan keputusan tersebut, 4 dari keluarga ini harus mengungsi dari rumah mereka. Naasnya permintaan banding yang di minta warga Palestina pun di tolak oleh Pengadilan Pusat Israel. Awal tahun ini, Pengadilan Pusat Israel memerintahkan 7 keluarga untuk mengevakuasi rumah mereka dari pemukim Yahudi.

Sedikinya ada 18 pemukiman ilegal Yahudi dengan jumlah sekitar 220.000 orang di Yerusalem, jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah.

Sumber : AA / Naqsyabandi Ahmad Revolusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *