makkah-hujan-news-inh.png1
Foto: IDN TIMES

News INH, MAKKAH – Hujan deras yang mengguyur Kota Makkah Al-Mukaromah, Arab Saudi, Selasa (27/4/2021) kemarin mengakibatkan kota suci bagi umat Islam kebanjiran. Beruntung hujan tersebut tidak sampai masuk dan menggenangi masjidil Harram yang merupakan simbol kebesaran umat muslim di dunia.

Informasi yang di lansir dari Arab News, hujan deras disertai angin ini terjadi sekitar tiga jam yakni, antara pukul 14.00 hingga 16.00 waktu setempat. Beberapa daerah dikabarkan mengalami kebanjiran diantaranya wilayah Asir, Al Baha, Jazan, Najran dan Makkah.

Pemerintah Kota Makkah tengah mengerahkan berbagai upaya untuk mengatasi beberapa daerah yang dilanda banjir. Puing-puing dari pohon yang tumbang di jalanan turut dibersihkan pada Rabu (28/4/2021) waktu setempat.

Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci (Masjidil Haram dan Masjid Nabawi) sedang mengintensifkan upaya untuk menghalau air banjir ke dalam Masjidil Haram untuk menjaga keselamatan para jamaah.

Banjir di Arab Saudi, Kemenag Beri Penjelasan Soal Nasib Jamaah Haji Indonesia dan juga Cerita Lengkap Soal Banjir
Foto: indonesiakininews.com

Menurutnya, lebih dari 200 pengawas beserta ribuan pekerja membersihkan area dan pintu masuk Masjidil Haram menggunakan alat penyedot air dan pengering, jumlahnya mencapai 470 mesin. Mereka juga membersihkan selokan dan lubang got untuk memastikan tidak ada penyumbatan.

Baca Juga: Presiden Palestina : Yerusalem Timur Adalah Ibu Kota Abadi Palestina

Sementara itu, Pertahanan Sipil Arab Saudi mengeluarkan peringatan cuaca untuk beberapa wilayah mulai Rabu (28/4/2021) hingga Minggu (2/5/2021). Pengumuman tersebut dikeluarkan dengan peringatan badai petir disertai hujan sedang hingga lebat hingga angin kencang di sejumlah wilayah di Arab Saudi.

Selain itu, pekan ini diperkirakan bahwa wilayah di ibu kota Riyadh, Qassim dan Syarqiyah akan terpengaruh oleh hujan sedang dan angin kencang. Peringatan itu berdasarkan data dari Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi.

Departemen Lalu Lintas di wilayah Al Baha tengah mengerahkan semua petugas dan personelnya untuk mengatur pergerakan lalu lintas di jalan utama karena hujan, kabut, dan jarak pandang yang dekat. Petugas keamanan, polisi dan patroli turut hadir untuk melindungi keselamatan masyarakat dan wisatawan yang mengunjungi kota dan taman di kawasan itu.

Otoritas setempat meminta penduduk untuk waspada dengan kondisi parah, menjauh dari tempat-tempat banjir, dan mematuhi instruksi dan pembaruan peringatan dari pertahanan sipil yang diumumkan melalui media maupun media sosial.

Sumber : Arab News / Naqsyabandi Ahmad Revolusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *