“Pasukan Israel beralasan bangunan tersebut dihancurkan karena tidak memiliki izin bangunan”

pemukim palestina
Foto: Penggusuran pemukiman Palestina di wilayah Yerussalem. Pengadilan menjadi kepanjangan tangan politik dan ideologi zionis Israel (AA) / inh.or.id

News INH, YERUSALEM  – Pasukan Israel pada Selasa 11/ 08/ 2021 merobohkan sebuah rumah Palestina di Kota Silwan, di Yerusalem Timur yang diduduki, menurut seorang pejabat setempat.

“Buldoser Israel yang didukung oleh pasukan polisi menghancurkan dua unit apartemen,” ungkap Fakhri Abu Diab, anggota komite pertanahan di Silwan.

Menurut Diab, pasukan Israel menyebutkan tidak adanya izin bangunan sebagai alasan penghancuran rumah, yang dibangun 10 tahun lalu.

“Otoritas kota mengklaim bahwa rumah warga Palestina dibangun tanpa izin, tetapi kenyataannya adalah bahwa mereka tidak memberikan izin kepada warga Palestina untuk membangun rumah mereka,” jelas pejabat itu.

Dia mengatakan kebijakan penggusuran itu adalah bagian dari upaya Israel untuk melenyapkan kehadiran Palestina di Silwan dan Yerusalem.

Tidak ada komentar dari otoritas Israel atas laporan tersebut.

Baca Juga:

Kebakaran Hutan di Aljazair Menewaskan 65 Orang

Pihak berwenang Israel baru-baru ini mengumumkan rencana untuk menghancurkan puluhan rumah Palestina di permukiman al-Bustan dan Batin al-Hawa di Silwan.

Hukum internasional menganggap Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan dan menganggap semua aktivitas pembangunan permukiman Yahudi di sana ilegal.

Dihadapkan dengan perintah Israel untuk menghancurkan rumah mereka, warga Palestina menyatakan sistem peradilan Israel digunakan sebagai alat politik untuk mengubah status quo di Yerusalem Timur yang diduduki.

“Sistem peradilan tidak dapat dipisahkan dari eksekutif dan otoritas legislatif di Israel,” Ahmad Amarah, seorang advokat anti-pemukiman, mengatakan kepada Anadolu Agency.

“Semua otoritas Israel melayani ideologi Zionis yang berusaha untuk mentransfer tanah dari tangan Palestina ke orang Yahudi,” kata dia.

Sumber: AA / Baron H

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *