laut-tepi-gaza
Ilustrasi — Pantai Gaza (dok. AP Photo/Khalil Hamra). inh.or.id

News INH, Tel Aviv –  Otoritas Israel memperluas zona nelayan atau penangkapan ikan di lepas pantai Gaza menyusul kondisi keamanan yang tenang beberapa waktu terakhir. Israel juga akan mengizinkan impor lebih banyak ke wilayah Gaza yang diblokade.

Seperti dilansir AFP, Selasa (13/7/2021), Israel secara rutin membatasi penangkapan ikan dan impor untuk warga Gaza sebagai respons atas bentrokan yang terjadi, terutama saat konflik 11 hari pada Mei lalu saat Israel melancarkan ratusan serangan udara dan kelompok Hamas menembakkan ribuan roket ke wilayah Israel.

“Menyoroti ketenangan keamanan baru-baru ini … zona penangkapan ikan di Jalur Gaza akan diperluas dari 9 mil laut menjadi 12 mil laut,” demikian pernyataan lembaga yang bertanggung jawab atas urusan sipil di wilayah Palestina (COGAT) yang merupakan bagian dari militer Israel.

Pernyataan COGAT menambahkan bahwa impor peralatan medis, perlengkapan penangkapan ikan, material industri tertentu dan tekstil juga akan diizinkan masuk ke wilayah Gaza.

Dalam pernyataan terbaru, COGAT menyatakan bahwa produk pertanian dan tekstil dari Gaza telah mendapat izin untuk diekspor. COGAT menekankan bahwa langkah-langkah baru ini bergantung pada ‘terjaganya stabilitas keamanan yang berkelanjutan’.

Sejumlah konflik sporadis terjadi sejak gencatan senjata mengakhiri konflik Israel dan Hamas pada Mei lalu. Salah satunya serangan balon-balon peledak yang dilancarkan dari Gaza dan balasan serangan udara dari Israel. Tidak ada laporan korban jiwa akibat bentrokan konflik itu.

Israel diketahui memberlakukan blokade terhadap Gaza sejak tahun 2007, saat Hamas mengambil alih kekuasaan atas Gaza.

 

Sumber: news.detik.com/ MS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *