inh qurban 2020
Property of INH for Humanity

INH for Humanity, Gaza Jalur Gaza yang terblokade sejak lebih dari 10 tahun silam hingga saat ini memang kian memprihatinkan. Bagaimana tidak, ekonomi semakin lesu dari tahun ke tahun, bukan hanya karena pengepungan menyebabkan sulitnya akses kebutuhan pangan dan bahan bakar masuk ke daerah itu, namun juga matinya sektor lapangan pekerjaan secara perlahan.

Pemerintah tidak bisa menggaji warganya, dan warga tidak bisa menghidupkan mata pencaharian yang cukup vital.  Karenanya, UNRWA, badan pengungsi PBB memperkirakan Jalur Gaza akan menjadi kota tidak layak huni dalam beberapa tahun mendatang.

Tahun 2019, titik kelemahan ekonomi di Jalur Gaza sudah mulai dirasakan secara serentak, bahkan angka kurban dan jual beli hewan pun mengalami penurunan yang drastic, CNN melaporkan.

Krisis ekonomi juga memunculkan sejumlah lelucon selama perayaan Idul Adha tahun kemarin. Sejumlah netizen Palestina mengunggah video meme berisikan kambing dan sapi yang berjalan bebas di jalanan serta bersantai di sebuah ayunan karena tidak ada yang menyembelih mereka di Hari Idul Adha.

Menurut Bank Dunia, pada 2018 produk domestik bruto hampir tidak tumbuh di wilayah Palestina pada 2018, sementara tingkat pengangguran terus bertambah menjadi 30 persen.

Karenanya tahun ini, lembaga International Networking for Humanitarian (INH) di Jalur Gaza membuka peluang sebesar-besarnya kepada siapa pun yang ingin beribadah di negeri para Nabi Palestina dalam amalan ibadah kurban 1441/2020 dengan ketentuan kurban di bawah ini:

inh-2020

KURBAN BERSAMA DHUAFA DI UGANDA

Bukan hanya Palestina, warga Uganda di desa Mwema, Kabupaten Mutumba, Wlayah Namayingo, bagian timur Uganda juga tiap tahun mengalami kelangkaan kurban, karena mayoritas mereka adalah petani miskin.

 

BACA JUGA: (Sembako Tiga Negara)

 

Boro-boro memakan daging, mereka berusaha mengumpulkan tepung dan gandung agar memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saja sudah merasa cukup.  Karenanya, tahun ini, INH bersama yayasan muslim di Mwema Recreation and Development Centre yang sudah berpengalaman dalam mengordinir bantuan dari luar.

inh-2020-qurban

JANGAN LUPAKAN ROHINGYA

Warga Muslim dari Rohingya sedang dalam ketakutan besar, bukan hanya akan penindasan lokal yang kerap terjadi, namun juga ancaman virus Corona yang sudah tersebar di hampir seluruh dunia.

Di tengah ketakutan itu, harapan mereka untuk dapat merasakan idul Adha juga cukup sulit, meskipun hal itu bukan sesuatu yang mustahil.  Ibadah saja sulit, apalagi melakukan perayaan ibadah seperti Idul Adha.  Karenanya, INH bersama yayasan Muslim di Rohingya yang bernama Rohingya Charity Commission ( RCC ) yang berlokasi di Sitwee salah satu kamp terbesar Muslim yang seringkali mengalami penderitaan yang pahit.

Di area tersebut, ada sekitar 148.800 Muslim yang tidak bisa pergi kemana-mana karena di jaga cukup ketat oleh pihak keamanan.  Mereka harus hidup tanpa pendidikan yang layak, dan ruang ibadah yang terbuka, bahkan kehidupan yang dijalani sangat primitive, kontras dengan kehidupan serba digital saat ini.  Berikut ketentuan kurban untuk mereka yang tidak terjangkau di Rohingya:

kurban rohingya

Mari gabung tebarkan kurban murah mu di seluruh penjuru dunia dengan bergabung dalam program ini.  Berikut ketentuannya:

  1. Donasi via inh.or.id bisa langsung klik di “program kemanusiaan” dan pilih “ Saya Qurban di Tiga Negara”
  2. Donasi transfer atau melalui Ovo/DANA bisa dilakukan ke:
BNI SYARIAH: 0731111336
BSM : 7120520355
BRI Syariah:  1045442458
a.n International Networking for Humanitarian

4 Responses

  1. Assalammualikum kak, kak kalau kita berqurban, apakah kita dapat foto hewan yg kita qurbankan dan apakah ada tulisan nama kita yg berkurban?

    no. WA 082132047110

    1. waalaikumussalam, betul akhi 🙂

      atau lebih lanjut hubungi admin kami di WA yang tersedia di web ini akhi…

    1. Iya kak kalau hari libur Whatsapss nya slow respon, kami akan segera menghubungi ya kak, mohon maaf sebelumnya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *