Ilustrasi kekerasan terhadap jurnalis-news-inh
Foto: Ilustrasi kekerasan terhadap jurnalis / Ist. (inh.or.id)

News INH, GAZA – Selama pertempuran pasukan zionis Israel dan kelompok perjuang Kemerdekaan Palestina atau Hamas di Jalur Gaza, banyak terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia atau (HAM) yang dilakukan oleh otoritas Israel. Salah satunya pelanggaran terhadap pekerja media atau jurnalis.

Dilansir dari Anadulu Agency, Selasa (25/5/2021) tercatat sebanyak 99 pelanggaran terhadap jurnalis selama serangan Israel di Gaza seperti yang dilaporan Journalists Support Committee (JSC), yang mempertemukan jurnalis dan penulis dari dunia Arab, ditegaskan bahwa pelanggaran paling kejam dan brutal yang dilakukan Israel terhadap jurnalis dan media Palestina dialami di bulan Mei.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa pada 19 Mei, Israel mengebom rumah Yusuf Ebu Hasan, salah satu penyiar Radio Al-Aqsa, di Distrik Sheikh Rıdvan dan menghancurkan puluhan gedung milik lembaga pers.

Baca Juga: Gandeng Dubes Palestina, INH Serahkan Bantuan Kemanusiaan Korban Perang

Di antara pelanggaran yang dilakukan oleh Israel, 12 wartawan terluka secara langsung atau sebagai akibat dari penyerangan terhadap rumah mereka, perusakan 59 lembaga media, perusahaan produksi, percetakan dan percetakan, serta kerusakan 22 rumah dan 5 kendaraan milik wartawan dari serangan.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa selama serangannya di Gaza, Israel menggunakan senjata mematikan untuk menutupi fakta dan mencegah jurnalis melakukan tugasnya.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengumumkan bahwa jumlah orang yang kehilangan nyawa dalam serangan Israel di Gaza meningkat menjadi 253 orang, termasuk 66 anak-anak dan 39 wanita.

Serangan yang dilancarkan Israel di Jalur Gaza berlangsung sejak pada 10 Mei dan berakhir tanggal 21 Mei pada 02:00 waktu setempat pada 21 Mei sejalan dengan gencatan senjata yang dicapai dengan Hamas.

SUMBER : AA / Naqsyabandi Ahmad Revolusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *