warga-gaza-tengah-mencari-sanak-saudara-mereka-yang-mungkin-tertimpa-news-inh
Foto: Warga Gaza tengah mencari sanak-saudara mereka yang mungkin tertimpa reruntuhan bangunan akibat serangan Israel. (inh.or.id)

News INH, GAZA – Kerugian akibat agresi militer Zionis Israel di Jalur Gaza, Palestina hingga saat ini diperkirakan mencapai 243,8 juta dolar, angka ini baru perkiraan awal dengan perincian 176,6 juta dolar merupakan kerugian langsung, sementara kerugian tidak langsung diperkirakan sekitar 67,2 juta dolar.

Dilansir dari GAZAMEDIA, Kantor Informasi Pemerintah Palestina merilis pengeboman terhadap bangunan dan rumah hunian berjumlah lebih dari 1.174 unit rusak berat, kemudian sebanyak 7.073 unit rumah warga rusak sedang akibat pemboman yang terus menerus.

Tidak hanya, rumah pengeboman itu juga merusak 156 gedung apartemen kemudian 33 gedung pusat media, dan ratusan bangunan yang dijadikan kantor lembaga, asosiasi, dan kantor lainnya. Dari sektor ini kerugian langsung ditaksir mencapai $ 54 juta dolar Amarika.

Kemudian, agresi militer zionis Israel ini juga merusak 73 bagunan milik pemerintah dan fasilitas umum termasuk bangunan-bangunan yang merupakan fasilitas keamanan dan pelayanan. Tidak hanya itu 57 bangunan yang dijadikan tempat sekolah, fasilitas kesehatan, dan klinik perawatan primer juga mengalami kerusak parah.

Baca Juga: Penggiat Kemanusian Indonesia Soroti Krisis Kemanusiaan di Palestina

“Pengeboman peternakan hewan, lahan pertanian, sumur dan jaringan irigasi, dengan kerugian awal $ 22 juta dolar. Sementara itu, Kerugian langsung disektorl failitas ekonomi dan komersil sebesar $ 27 juta dolar,” kata sumber tersebut.

Lebih lanjut, pengeboman itu juga merusak jalanan dan infrastruktur yang diwakili oleh jaringan air dan limbah, dengan kerugian awal sebesar $ 22 juta. Dan sebesar $ 12 juta dolar di sektor energi karena pemboman jaringan listrik, trafo, dan saluran listrik.

Kerusakan Akibat Perang Di Gaza Mencapai 46 Miliar Dolar AS | Aceh for Palestina
inh.or.id

“Lusinan kendaraan rusak total dan sebagian, dengan perkiraan kerugian lebih dari $ 5,5 juta dolar, kerusakan jaringan komunikasi, internet, trafo dan peralatan senilai $ 6,1 juta,” tulisnya.

Disektor keagamaan setidaknya 29 Masjid dan 1 Gereja hancur, gedung wakaf berlantai lima, dan fasilitas wakaf dirusak, dengan kerugian material langsung diperkirakan mencapai $ 5 juta dolar.

Tindak pidana penjajahan yang masih berlangsung telah meninggalkan realitas kemanusiaan yang sulit, terutama dengan tergusurnya ribuan keluarga dari daerah perbatasan di bawah bombardir, serta terhambatnya pasokan kebutuhan pokok dan komoditas kepada warga negara akibat penutupan tempat penyeberangan bahkan pendistribusian untuk pakan yang diperlukan untuk hewan ternak, dan mencegah masuknya bahan bakar ke pembangkit listrik, yang dianggap sebagai kejahatan kemanusiaan dan perang pemusnahan terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Baca: Kementrian Kesehatan Palestina Catat 109 Orang Warga Palestina Syahid

Sementara itu, Eskalasi agresi militer Israel makin brutal terhadap rakyat di Jalur Gaza, memasuki hari ke-10. Sejak hari pertama, gempuran pesawat, artileri, dan kapal perang Zionis Israel telah melancarkan lebih dari 1615 bombardir di berbagai wilayah Jalur Gaza. Agresi semalam mencapai lebih dari 165 rudal serangan yang dilakukan oleh pesawat, artileri, dan kapal Israel diberbagai wilayah seperti di wilayah Barat dan Timur Kota Gaza serta bagian Utara.

Agresi ini mengakibatkan 213 orang syahid, 61 dari anak-anak, dan 36 wanita. Sedangkan jumlah korban luka mencapai 1.442 orang yang sebagian besar wanita dan anak-anak.

Sumber : GAZAMEDIA / Naqsyabandi Ahmad Revolusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *