caption Anak-anak di Uganda sedang makan bersama, makan nasi seperti ini merupakan hidangan yang sangat mewa bagi masyrakat disana. Fotohasanjr11
Ilustrasi: Anak-anak di Uganda sedang makan bersama, makan nasi seperti ini merupakan hidangan yang sangat Istimewa bagi masyrakat disana. Fotohasanjr11 ( inh.or.id)

News INH, ABUJA – Julukan Giant of Africa atau Raksasa Afrika telah lama disematkan pada Nigeria. Negara yang terletak di bagian barat Afrika itu memiliki jumlah penduduk dan perkembangan ekonomi yang besar.

Pada 2015, Nigeria menempati posisi ke-20 sebagai negara dengan perkembangan ekonomi terbesar di dunia, menggeser posisi Afrika Selatan sebagai negara dengan perkembangan ekonomi terbesar se-Afrika pada 2014.

Namun, kondisi yang bisa dibilang makmur ini tak sepenuhnya membebaskan Nigeria dari bencana kelaparan.

Baca Juga:

Alhamdulillah, KAS Perbolehkan Jama’ah Umorh Dari Luar Negeri

 

caption Anak-anak di Uganda sedang makan bersama, makan nasi seperti ini merupakan hidangan yang sangat mewa bagi masyrakat disana. Fotohasanjr11
Ilustrasi: Anak-anak di Uganda sedang makan bersama, makan nasi seperti ini merupakan hidangan yang sangat istimewa bagi masyrakat disana. Fotohasanjr11 ( inh.or.id)

Isu kelaparan telah menjadi persoalan yang hingga kini sulit diatasi. Dilansir dari Anadolu Agency, 4,4 juta orang di timur laut Nigeria kemungkinan besar akan menghadapi krisis pangan dan kelaparan parah. Hal ini karena meningkatnya konflik dan migrasi petani.

Wakil kepala Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) Nigeria, Esty Sutyoko, mengatakan masyarakat Nigeria kehilangan mata pencaharian selama lebih dari satu dekade. Hal ini dipicu kekerasan dan pandemi Covid-19 serta kerawanan pangan di wilayah tersebut.

Sementara sekitar tiga juta orang telah mengungsi di negara bagian timur laut Adamawa, Borno, dan Yobe. Mereka mengungsi akibat serangan yang terjadi sejak 2009.

“Salah satu cara untuk mengakhiri krisis ini adalah dengan mengembalikan orang-orang ke kampung halaman mereka, membuka lahan pertanian baru, dan mewujudkan ketahanan pangan,” kata dia.

Baca Juga:

Diserang Dengan Balon Udara, Serdadu Israel Kirim Bom ke jalur Gaza

Sumber : Anadolu Agency / Naqsyabandi Ahmad Revolusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *