UNRWA-INH-NEWS
Foto: Warga Gaza berkumpul di depan kantor UNRWA, Gaza Pelestina / ist

News INH, GAZA – Kementerian Wakaf Agama Palestina di Jalur Gaza, Rabu (21/4) waktu setempat mengecam pengucilan agama dari Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) dari platform pendidikan digitalnya yang didedikasikan untuk siswa pengungsi Palestina.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutif dari Middle East Monitor, Kementerian Wakaf menggambarkan tindakan ini sebagai tindakan yang sangat berbahaya dan menargetkan identitas Islam kepada para pengungsi Palestina.

Kementerian meminta pemimpin Palestina untuk menekan UNRWA untuk mengunggah materi agama dan materi lainnya yang dihilangkan ke platform pendidikan digital baru.

Pada awal pekan kemarin, UNRWA mengumumkan bahwa mereka telah meluncurkan platform pendidikan digital terpusat baru yang dirancang untuk meningkatkan akses pendidikan untuk lebih dari 540.000 siswa pengungsi di 711 sekolah di seluruh Timur Tengah.

Baca Juga: Kapal Selam Nanggala 402 Hilang Kontak Belum Ditemukan

Dalam sebuah pernyataan, UNRWA mengumumkan, dalam situasi darurat seperti pandemi COVID-19 atau periode konflik bersenjata anak-anak pengungsi Palestina seringkali tidak dapat mengakses sekolah reguler mereka secara fisik, berisiko gangguan pendidikan mereka.

Untuk memastikan kesinambungan pembelajaran, Platform Pembelajaran Digital (DLP) dikembangkan untuk memberi siswa dan orang tua mereka untuk mengkses ke materi belajar mandiri sesuai dengan usia, relevan, dan aman yang sejalan dengan Nilai-nilai PBB dan prinsip-prinsip kemanusiaan.

Sumber : MEMO / Naqsyabandi Ahmad Revolusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *