inh-news
Komunitas Yahudi Israel memasuki Masjid al-Aqsha / ist

News INH, YERUSALEM – Ratusan anggota parlemen sayap kanan Israel dan kelompok yahudi fanatik memasuki kawasan Masjid al-Aqsha. Tindakan itu dinilai sebagai langka provokatif yang mengakibatkan ketegangan dikawasan tersebebut.

Dalam pernyataan tertulis dari Jerusalem Islamic Foundations Administration, dinyatakan bahwa anggota parlemen sayap kanan ekstrim Ben-Gvir dan sekelompok Yahudi fanatik bersamanya memasuki kawasan Al-Haram asy-Syarif dengan pengawalan polisi Israel.

“Ini sebagai bentuk penyerbuan, kedaulatan umat Islam telah di langgar,” tulis peryataan Jerusalem Islamic Foundations Administration, Minggu (27/6/2021)

Dalam pernyataan itu juga disebutkan bahwa lebih dari 190 orang Yahudi fanatik menyerbu Masjid al-Aqsha dalam kelompok yang berbeda pada pagi dan sore hari.

Sebelumnya, Ben-Gvir, salah satu pemimpin Partai Religius Zionisme, melakukan tindakan provokatif di Yerusalem Timur, bahkan mereka ingin menyerang Masjid al-Aqsa pada 8 Juni, tetapi polisi Israel mencegahnya karena ketegangan yang semakin tinggi di kawasan Yerusalem.

Baca Juga:

73 warga Palestina terluka dalam bentrok dengan tentara Israel di Tepi Barat

 

Akibat kesepakatan yang selalu mereka langgar, kini keberadaan masjid suci ketiga umat Islam dalam bayang-bayang zionis Islael.

Menurut perjanjian damai yang ditandatangani antara Israel dan Yordania pada 26 Oktober 1994 silam, Masjid al-Aqsa berada di bawah naungan Administrasi Yayasan Islam Yerusalem, yang berafiliasi dengan Kementerian Yayasan, Urusan Islam dan Kekudusan Yordania.

Namun, sejak tahun 2003, tanpa izin dari Pemerintah, orang-orang Yahudi telah memasuki kuil suci dengan keputusan sepihak Israel, bahan keberadaan mereka selalu dikawal dengan persenjataan lengkap oleh pihak kepolisian zionis Israel.

Sumber : https://www.aa.com.tr/tr/dunya/

Penulis : Naqsyabandi Ahmad Revolusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *