Sejumlah tahanan Palestinda di dalam sel tahanan Israel. Foto/AA

News INH, RAMALLAH – Tujuh tahanan Palestina yang tengah menjalani masa tahanan di penjara-penjara Israel melakukan aksi mogok makan untuk memprotes penahanan mereka tanpa pengadilan. Pasalnya, kebijakan penahanan yang dilakukan oleh pihak zionis Israel dinilai sangat merugikan dan melanggar hak asasi manusia.

Dilansir dasi Anadolu Agency, Selasa (28/9/2021, sebuah LSM Masyarakat Tahanan Palestina yang bergerak dibidang humanity menyatakan, kebijakan penahanan administratif oleh Israel memungkinkan otoritas untuk memperpanjang penahanan seorang tahanan tanpa tuduhan atau proses pengadilan.

Baca Juga : Kejahatan Perang Israel Nyata, Palestina Desak ICC Percepat Penyelidikan

“Dampak dari aksi mogok makan yang sudah berjalan beberapa hari kebelakang membuat dua di antara para tahanan yang melakukan aksi tersebut sedang dirawat di rumah sakit,” kata LSM tersebut.

Menurutnya, pendudukan Israel melanjutkan kegigihan dan penolakannya untuk menanggapi permintaan mereka agar mengakhiri penahanan administratif mereka, dalam upaya untuk membiarkan para tahanan tersebut menghadapi masalah kesehatan yang sulit dan berbahaya.

Baca Juga : Qatar Akan Danai Rekonstruksi Pembangunan di Gaza

Dari data LSM itu, setidaknya ada sekitar 4.850 tahanan Palestina di penjara Israel, termasuk 520 tahanan administratif. Para tahanan itu tersebar dibeberapa tempat, bahkan ada sebagain dari tahanan yang menalani penahanan diruang khusus atau tahanan isolasi.

Sumber : AA/ Nahsyabandi Ahmad Revolusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *