Foto: Serangan udara tentara Suriah hantam kawasan dekat reaktor nuklir rahasia Israel / Ist
Foto: Serangan udara tentara Suriah hantam kawasan dekat reaktor nuklir rahasia Israel / Ist

Nesw INH, TEL AVIV – Ketegangan antara Israel dan Suriah kembali memanas setelah keduanya saling melancarkan serangan udara. Bahkan, rudal milik tentara Suria memicu sirene peringatan di dekat reaktor nuklir Dimona Israel, Kamis (22/4/2021) pagi waktu setempat.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengatakan, sistem pertahanan udara Israel telah berusaha untuk mencegat rudal SA-5 milik Suriah yang menargetkan Negev tetapi tidak berhasil.

“Kami sudah melakukan penyelidikan atas insiden tersebut untuk menentukan mengapa sistem anti-rudal kami gagal menghancurkan rudal milik Suriah,” kata Gantz kepada wartawan di Tel Aviv.

Menurut Gantz, serangan rudal itu diluncurkan dari wilayah Suriah dan Negev di Israel Selatan.

Baca Juga

-Israel Bongkar Paksa 13 Rumah warga Palestina di Tepi Barat

-Kucilkan Agama Dari Platform Pendidikan, Pemerintah Gaza Kecam UNRWA

“Atas isiden ini kami juga melakukan serangan balik, kami menargetkan untuk hancurkan beberapa baterai rudak di Suriah, termasuk menembakkan proyektil yang menargetkan Negev,” katanya.

Belum ada laporan soal korban dan kerusakan akibat serangan tersebut. Namun, serangan rudal SA-5 ini membuat warga disekitar lokasi kejadian mengalami kepanikan yang luar

Sementara itu, Kantor berita negara Suriah SANA juga melaporkan bahwa Israel melakukan serangan rudal di ibu kota Damaskus. Namun, beberapa rudal yang dilancarkan oleh tentara zionis ini dapat dicegat dengan sistem pertahanan udara Suriah.

“Beberapa kali kami mampu menahan dan mencegat serangan udara yang dilancarkan Israel dibagian selatan kota dengan sistem pertahanan udara yang kami punya,” kata sumber dari tentara Suriah.

Baca Juga: Kapal Selam Nanggala 402 Hilang Kontak Belum Ditemukan

Untuk mengantisipasi serangan lanjutan dari tentara zionis Israel, tentara Suriah dan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran juga telah diterjunkan sisejumlah tempat strategis di sekitar Damaskus.

Sumber : Anadolu Agency / Naqsyabandi Ahmad Revolusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *