yemen-children-news-inh

News INH, ANKARA – Kantor PBB untuk Urusan Koordinasi Kemanusian merilis lebih dari selusin warga sipil di tenggara Provinsi Ma’rib, Yaman tewas selama paruh pertama bulan April.

“Saat permusuhan terus berlanjut, nyawa warga sipil terus terancam, dengan Proyek Pemantauan Dampak Sipil melaporkan sedikitnya 14 korban sipil pada paruh pertama April,” kata Kantor PBB untuk Urusan Koordinasi Kemanusiaan, Selasa (20/4/2021).

Bentrokan yang semakin intensif terus berlanjut di seluruh wilayah garis depan provinsi Ma’rib, dengan permusuhan terutama tersebar luas di distrik Sirwah yang terletak di barat Ma’rib.

Meningkatnya ketegangan menyebabkan gelombang migrasi besar di dalam wilayah gubernur itu sejak eskalasi dimulai pada awal Februari.

Jerman Ogah Bantu Saudi Membantai Warga Yaman - JPNN.com
Foto: JPNN.com

Dalam beberapa pekan terakhir, pemberontak Houthi telah meningkatkan serangan untuk menguasai provinsi Ma’rib yang kaya minyak, salah satu benteng paling penting dari pemerintah yang sah dan rumah bagi markas besar Kementerian Pertahanan Yaman.

BACA JUGA: ASEAN Gaungkan KTT Bahas Krisis Myanmar

Tentara Yaman melancarkan operasi skala besar pada 13 Februari melawan pemberontak di berbagai front di Ma’rib.

Yaman telah dirusak oleh kekerasan dan ketidakstabilan sejak 2014 silam, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar negara, termasuk Sana’a.

Krisis meningkat pada 2015 ketika koalisi pimpinan Saudi meluncurkan kampanye udara yang bertujuan untuk menggulung kembali keuntungan teritorial Houthi.

Sejak itu, hal itu menyebabkan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia akibat ulah manusia, dengan 80% populasi membutuhkan bantuan dan perlindungan.

Sumber : Anadolu Agency

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *