news-inh-polisi
Polisi Israel Tembakan Water Canon ke arah kerumunan warga Palestina di Kawasan Gerbang Damaskus, Kota Tua, Yerusalem Timur / AA

News INH, YERUSALEM – Ketengan polisi Israel dengan warga Pelstina di Gerbang Damaskus, Yerusalem Timur hingga, Kamis (39/4/2021) malam waktu setempat masih

berlangsung.

 

Dilansir dari Anadolu Agency, usai menjalankan ibadah sholat tarawih polisi Israel dengan seragam dan persenjatan lengkap melakukan intervesi terhadap kerumuhan warga Palestina. Dengan kekuatan super powernya, polisi Zionis Israel membubarkan wanita dan pemuda Palestina yang berkumpul di daerah tersebut dengan gas air mata dan granat setrum.

Baca Juga:

-Israel Usir Pemukiman Palestina di Lembah Jordan

-17 Tahun Dipenjara Israel, Pemuda Palestina Alami Gangguan Mental

news-inh-polisi
Tembakan Water Canon ke arah kerumunan warga Palestina di Kawasan Gerbang Damaskus, Kota Tua, Yerusalem Timur / AA

“Mereka (Polisi Israel) menyerang kami saat berkumpul usai sholat tarawih dan membubarkan kami dengan gas air mata dan granat setrum,” kata sorang saksi mata.

Dalam peristiwa itu, beberapa warga Palestina mengalami luka akibat terkena granat setrum dan gas air mata. Tercatat bahwa polisi menahan sedikitnya 2 orang pemuda setelah melakukan kekerasan terhadap mereka.

Sejak awal Ramadhan, polisi Israel melakukan pemblokiran area tempat duduk di depan Gerbang Damaskus Kota Tua dengan barikade. Bentrokan antara polisi Israel dan

warga Palestina hampir terjadi sepanjang malam ramadan.

 

Baca Juga: Lawan Aksi Kebrutalan Zionis Israel, Ribuan Pemuda Gaza Turun Jalan

 

Pemasangan barikade dan larangan beribadah di kawasan itu memantik terjadinya gelombang protes warga Palestina yang berada di kawasan gerbang Damskus, Kota Tua, Yerusalem Timur. Padahal Negara-negara Islam pun sudah memberikan dukungan kepada Palestina dan mengutuk arogansi Israel. Namun, faktanya Israel tidak menggubrisnya bahkan terkesan semakin brutal.

Sumber : AA/ Naqsyabandi Ahmad Revolusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *